Kamis, 23 Mei 2019

Pertemuan 10 Konfigurasi Dasar Router Cisco

1. SKEMA JARINGAN TROUBLESHOOT

- Troubleshoot 1

Apa Penyebab PC3 Tidak dapat melakukan komunikasi dengan device lain ?


Penyelesaian

PC 3 Tidak bisa melakukan komunikasi kepada PC lain dan router dikarenakan IP Address PC 3 berbeda dengan lainnya (192.168.11.13) seharusnya (192.168.10.13). Untuk mengedit IP PC 3 klik PC3 dan pilih menu Desktop- IP Configuration. 

- Troubleshoot 2


Apa Penyebab PC2 Tidak dapat melakukan komunikasi dengan device lain ?



Penyelesaian 

PC 2 Tidak dapat berkomunikasi dengan pc lain maupun Router dikarenakan Gateway dari PC 2 tidak cocok dengan router nya (192.168.11.1)  seharusnya (192.168.10.1) . Untuk mengedit Gateway PC 2 klik PC 2 dan pilih Desktop - IP Configuration. Edit  "Default Gateway" nya

- Troubleshoot 3

Apa Penyebab PC1, PC2, dan PC3 Tidak dapat melakukan komunikasi dengan router lain ?


                                                                    Penyelesaian

Ketiga PC tidak dapat terkomunikasi dengan Router, dikarenakan Gateway Router tidak sesuai dengan Ketiga PC (192.168.1.1) Seharusnya (192.168.10.1). untuk mengedit Gateway router masuk ke device router dan pilih menu CLI  dan edit IP tsb menjadi (192.168.10.1)


2. IP ROUTER 172.168.10.1/24

1. Setting IP Address Router (172.168.10.1) dan Subnetmask (255.255.255.0) di menu CLI Router


2. Jika sudah setting IP Router, lakukan setting IP di masing masing ketiga PC dengan ketentuan sbg berikut
  • PC 1 dengan IP Address 172.168.10.11 , Subnetmask 255.255.255.0 dan Default Gateway sesuai Router diatas yakni 172.168.10.1
  • PC 2 dengan IP Address 172.168.10.12 , Subnetmask 255.255.255.0 dan Default Gateway sesuai Router diatas yakni 172.168.10.1
  • PC 3 dengan IP Address 172.168.10.13 , Subnetmask 255.255.255.0 dan Default Gateway sesuai Router diatas yakni 172.168.10.1


Jika sudah mensetting IP Router dan IP Ketiga PC, lakukan test koneksi ketiga pc tsb dan router. jika Successfull maka Soal no 2 dan 3 sudah teratasi.



Kamis, 16 Mei 2019

Pertemuan 9 Konfigurasi Dasar Perangkat Switch Cisco

1. Buka Cisco Paket Tracer lalu buat 2 perangkat seperti 1 switch dan 1 PC



2. Untuk Membuat Hostname

3. Secure Access

4. Membuat Banner

5. Membuat IP Address



Sabtu, 27 April 2019

Pertemuan 6 Jaringan Peer To Peer

1. PEER TO PEER

Jaringan peer to peer merupakan jaringan komputer dimana setiap komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut merupakan klien sekaligus juga server. Jaringan ini dibentuk tanpa adanya kontrol terpusat dari sebuah server yang terdedikasi. Setiap komputer memiliki kedudukan yang sama. Pertukaran data antar komputer serta penggunaan fasilitas komputer yang terhubung pada jaringan peer to peer dapat dilakukan secara langsung. Tidak ada pengendali dan pembagian hak akses.
Berikut Alat Alatnya :

2 Buah Komputer/ Laptop
1 Kabel Crossover (Dikarenakan Sama device)


A. CARA PEMBUATAN

1. Pasangkan Kabel LAN di Masing Masing Komputer ( Slot RJ-45)
2. Jika sudah Pastikan Kabel LAN Masuk ke Komputer dengan melihat Network Settings (Unidentified Network)

3. Selanjutnya Masuk ke Menu Adapter Settings dengan cara klik kanan simbol network dibawah - pilih Open Network and Sharing center dan Pilih Change Adapter Settings



4. Setelah itu Klik kanan pada LAN Ethernet nya untuk menSettings IP Address kedua komputer , dan Pilih Properties



5. Klik Internet Protocol (IPV4) dan pilih bagian properties



6. Selanjutnya Akan muncul tab bagian IP Address , pilih Use the Following IP Address karena kita akan membuat IP Address sendiri, disini kami memakai IP 192.168.1.2 untuk Komputer pertama dan 192.168.1.3 untuk komputer kedua , Subnet Mask akan terisi Otomatis



7. Setelah mensetting IP untuk kedua komputer , jangan lupa Matikan Windows Firewall agar koneksi tidak terganggu . Caranya Search saja "Windows Firewall" di Search Bar Windows mu



8. Pilih "Turn Windows Firewall on or off"


9. Offkan Firewall dibagian Public maupun Private network settings ( On kan Kembali jika sudah tidak menggunakan Peer to peer/ LAN Networking)


10. Sekarang Lakukan Tes Koneksi Di masing masing kedua komputer, dengan membuka CMD,ketik ping dan tulis ip yang akan dipanggil,  ex : di komputer kedua akan mengetest ping komputer 1 dengan IP 192.168.1.2. jika reply nya lancar ( tidak lost sama sekali) Maka Koneksi Peer to Peer telah berhasil


2. SWITCH SHARING FILE

Sekarang menggunakan Alat Switch untuk berkoneksi, dikarenakan peer to peer hanya untuk 2 komputer saja (limit port RJ-45 di laptop hanya 1 Slot) . dengan menggunakan Switch maka komputer bisa terkoneksi lebih dari 2 komputer ( tergantung jumlah port switch nya). Berikut Langkah Langkah nya
Alat Alatnya :

1 Switch minimal 4 Port
3 Buah Komputer/ Laptop
3 Kabel Straight (Dikarenakan Beda device)

A. CARA PEMBUATAN

1. Siapkan Switch dan Koneksi Masing Masing komputer , Disini kelompok kami menggunakan 3 Laptop


2. Pastikan 3 buah Laptop sudah terkoneksi Switch dan Lan nya, bisa di cek di bagian switch,  jika port nya menyala maka switch sudah mendeteksi komputer yang terhubung.



3. Sama seperti Peer to Peer, Ketiga komputer bisa langsung di setting IP Address nya. yang membedakan hanya  penambahan Default Gateway  disini kami menggunakan 192.168.1.1 . settings masing masing ip di ketiga komputer, ex Komputer 1 : 192.168.1.2 , Komputer 2 :192.168 1.3 , dan Komputer 3 : 192.168.1.4


3. Jika Sudah , bisa Dilakukan pengecekan dengan menge PING masing masing IP komputer , ex: Komputer 2 akan menge Ping komputer 1 dan 3, yakni 192.168.1.2 dan 192.168.1.4 . Jika reply nya lancar dan loss nya tidak ada (0% Loss) maka Ketiga Komputer sudah bisa terhubung dan siap untuk melakukan sharing file


4. Untuk melakukan Sharing File terlebih dahulu harus mensettings Sharing settings agar komputer bisa melihat file yang akan di sharing. klik kanan logo network dibawah -pilih open network and sharing center - dan pilih "Change Advance Sharing Center"


5. Pada bagian Public Folder Sharing pilih "Turn On sharing " dan pada Password protected Sharing di OFF kan , agar saat komputer lain ingin melihat file sharing tsb, tidak perlu lagi memerlukan password dari komputer pengirim



6. Sekarang lihat bagian "Network" di Computer masing masing. jika terlihat nama list Ketiga komputer maka sudah bisa melakukan sharing File



7. Untuk cara Menshare folder/file agar komputer lain bisa mengakses nya, caranya klik kanan folder/file yang akan di share (ex : file sholawat) - pilih properties dan tab sharing - klik bagian share dan Pilih Add "Everyone" agar file tsb bisa di akses ke semua orang - klik ok


8. Lalu pada komputer lainnya bisa langsung di cek apakah file tsb bisa di akses atau tidak dengan cara klik nama komputer nya , jika tertera file nya maka Sharing File telah berhasil


3. SHARING PRINTER

Sharing Printer merupakan cara menghubungkan 1 printer dengan beberapa komputer dalam 1 jaringan, cara ini bisa menghemat dan mempercepat perkerjaan dikarenakan user tidak usah mondar mandir hanya untuk menge print di komputer orang lain.
cukup 1 komputer saja yang terkoneksi printer dan komputer lain bisa mengprint di printer itu , asalkan dalam 1 jaringan 
Untuk Alat Alatnya

1. Buah Printer
1  Buah Switch
2-3 Komputer
Kabel Straight Secukupnya

A. CARA PEMBUATAN

1. Koneksi kan Printer dengan Komputer utama, dan komputer lain cukup koneksi kan melalui Switch 
2. Sama seperti Switch sharing settings ip masing masing Komputer ( Sama seperti diatas)
3. Settings Advance Sharing Settings dan On kan File Sharing Printer ( settings juga di komputer lainnya)



4. Setelah mengaktifkan Printer Sharing langkah selanjutnya buka Control Panel lalu pilih View Devices and Printers pada tab Hardware and sound


5. Pilih printer untuk di Sharing - klik printer properties dan pilih tab sharing, ceklis "share this printer" dan klik ok



6. Sekarang Printer tsb sudah bisa di Sharing untuk mengakses nya tinggal pilih printer sharing tsb saat ingin menge print di komputer lain.

Selasa, 16 April 2019

Pertemuan 4 Tutorial Pembuatan Kabel LAN

PEMBUATAN KABEL LAN 

( STRAIGHT & CROSS OVER )


Kabel LAN sering digunakan dalam dunia per Jaringan komputer seperti untuk menghubungkan Switch dengan PC ,  Router dengan Switch dan sebaliknya. 

Kali ini Kelompok Kami akan membuat Kabel tipe Straight dan & Cross
Perbedaan antara kedua kabel diatas yakni dari penggunaan nya, Jika kabel straight digunakan untuk yang berbeda device ( seperti switch - pc, router-pc dll) sedangkan kabel Cross digunakan Untuk Same device ( Swicth - Switch, PC- PC dll). 

Untuk alat alat nya pembuatan nya berikut di bawah ini :
1, Kabel LAN Secukupnya 
2. Port RJ45
3. Tang Crimping dan Wire Stripper
4. Lan Tester
5. Gunting dan alat bantu lainnya


Berikut video pembuatan nya dari Kelompok Kami 
( Kelompok 11)



Jumat, 12 April 2019

Pertemuan 5 Jenis - Jenis Topologi Jaringan Dan Fungsinya

Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Pembuatan Topologi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer.

1. Topologi Bus

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi bus tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Topologi bus adalah jaringan yang hanya memakai satu kabel (coaxial) untuk media transmisi dan kabel tersebut sebagai pusat bagi seluruh server yang terhubung. Masing-masing komputer dihubungkan ke kabel utama dengan menggunakan konektor BNC, lalu diakhiri dengan terminator apabila Konektor BNC sudah terhubung dengan kabel Coaxial.
Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Bus
Kelebihan:
  1. Lumayan sederhana
  2. Apabila ingin menambah server baru lumayan mudah, karena pemasangan tidak memutus keseluruhan jaringan sehingga tidak mengganggu server yang lain
  3. Hemat dalam penggunaan kabel dan biaya karena cuma menggunakan satu kabel utama
Kekurangan:
  1. Bila kabel utama mengalami gangguan, maka semua jaringan juga mengalami gangguan
  2. Jalur lalu lintas lumayan padat karena bolak-balik
  3. Apabila jarak jauh diperlukan repeater
  4. Susah melacak tempat trouble
  5. Jika komputer banyak yang terhubung maka performa sinyal dan lalu lintas akan menurun

2. Topologi Ring

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Ring tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc


Topologi ring atau topologi cincin adalah Topologi jaringan yang rangkaiannya berupa titik yang mana masing-masing titik bagian kanan dan kirinya terhubung ke dua titik lainnya sampai ke komputer yang pertama dan akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.
Titik yang ada pada topologi cincin tersebut berfungsi memperkuat sinyal di setiap rangkaiannya atau sebagai repeater. Cara kerjanya yaitu: komputer 1 berencana mengirim file ke komputer 4 ? supaya terkirim maka file harus melewati komputer 2 dan 3? baru kemudian komputer 4 menerima file tersebut.
Dengan metode seperti itu, sinyal dan aliran data tetap akan stabil. Arah aliran datanya bisa searah jarum jam atau berlawan dengan jarum jam, tergantung dengan kebutuhan.
Kelebihan:
  1. Mudah dalam perancangan dan pembuatan
  2. performa sinyal dan aliran data stabil, bahkan lebih baik dari topologi bus, meskipun mengalirkan data yang berat
  3. Jika terjadi masalah, mudah untuk dilakukan konfigurasi ulang atau pemasang baru
  4. Hemat dalam penggunaan kabel
  5. Hemat dalam biaya
Kekurangan:
  1. Jika ada satu komputer yang eror, maka keseluruhan jaringan juga akan ikut eror, solusinya adalah dengan penggunaan topologi ring ganda
  2. Performa aliran lalu lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut




3. Topologi Star

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Star tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Topologi star merupakan bentuk jaringan yang mana terdapat satu penghubung (Hub/Switch) sebagai pusat dan setiap komputer terhubung ke penghubung tersebut. Hub/Switch ini posisinya ada di central dan berfungsi untuk menghubungkan satu komputer ke setiap komputer yang terhubung dan juga menghubungkan komputer ke File Server.
Cara kerjanya yaitu apabila komputer berkirim data antara satu dengan yang lainnya maka data tersebut harus mengalir ke Hub/Switch terlebih dahulu baru kemudian menuju ke komputer yang dituju.
Kelebihan dan Kelemahan Topologi Star
Kelebihan:
  1. Tingkat keamanan tergolong tinggi
  2. Mudahnya dalam penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
  3. Apabila ada yang eror mudah untuk dideteksi
  4. Paling fleksibel diantara topologi jaringan yang lainnya
  5. Kemudahan dalam mengontrol karena sistemnya yang terpusat
Kekurangan:
  1. Apabila Hub/Switch rusak maka keseluruhan jaringan juga rusak
  2. Lumayan boros dalam penggunaan kabel
  3. Hub sangat sensitif, karena dia sebagai tempat central bagi jaringan
  4. Tergantung spesifikasi Hubnya, apabila rendah maka performa sistem jaringan juga rendah
  5. Biaya lebih mahal


4. Topologi Tree

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Tree tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Topologi jaringan tree atau pohon merupakan topologi jaringan yang bertingkat dan hierarki yang mana antar koneksi menggunakan Hub/Switch dan masing-masing Hub terhubung dengan file server.
Topologi tree sebenarnya adalah kombinasi dari topologi star dan topologi bus namun yang membedakannya adalah topologi tree ini terdapat banyak Hub di dalam jaringannya dan sistemnya yang hierarki.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree
Kelebihan:
  1. Mudah untuk digunakan dalam jaringan yang luas
  2. Apabila ada gangguan mudah untuk dideteksi
  3. Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data
  4. Kemudahan dalam pengelompokan workstation yang sejenis
Kekurangan:
  1. Karena banyaknya sambungan maka lalu lintas bisa dibilang lambat
  2. Apabila hub eror, maka komputer yang tersambung juga eror
  3. Penggunaan biaya tergolong besar
  4. Penggunaan kabel termasuk boros
  5. Komputer tingkat tinggi eror maka komputer tingkat rendah juga eror
  6. Lalu lintas dan sinyal tergolong lambat karena terbagi-bagi



5. Topologi Mesh

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Mesh tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Karena Workstation langsung terhubung dengan Workstation yang dituju maka arus data bisa dilakukan dengan cepat tanpa harus melalui workstation lain.
Masing-masing Workstation setidaknya memiliki 2 jenis sambungan yaitu pertama kabel yang terhubung dengan workstation lain dan terakhir terhubung dengan File Server
Topologi jaringan jala cocoknya digunakan pada jaringan komputer yang kecil bukan yang besar. Alasannya adalah selain karena sambungan antar workstation yang berlebihan tetapi juga sangat sulit untuk mengendalikannya.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Mesh
Kelebihan:
  1. Arus lalu lintas data cepat diantara topologi jaringan yang lain karena memiliki jalur masing masing
  2. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi
  3. Jika ada ganggguan pada satu koneksi jaringan, maka tidak mengganggu koneksi yang lain
  4. Terjaminnya keamanan dan privasi karena akses langsung dapat dilakukan antara dua komputer tanpa melibatkan komputer yang lain
  5. Kemudahan dalam mengidentifikasi titik trouble
Kekurangan:
  1. Biaya yang dikeluarkan termasuk tinggi
  2. Boros dalam pemakaian kabel karena semua komputer atau Workstation seminimal-minimalnya memiliki dua penghubung
  3. Diperlukan ruangan yang lumayan besar dalam membangun jaringan komputer tersebut

6. Topologi Linier

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Linier tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Topologi linier bisa juga disebut dengan topologi bus yang beruntut. Kabel utama terhubung dengan dengan setiap komputer dengan penyambung T, lalu pada ujungnya dipasang terminator.
Untuk jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan BNC (British Naval Connector).
Berikut 3 jenis penyambung yang terdapat pada topologi linier:
  1. BNC, penyambung ini berfungsi untuk mempertemukan kabel komputer ke sambungan T
  2. Sambungan T, berguna untuk mempertemukan kabel komputer dengan kabel utama
  3. Terminator, sebagai pengakhir dari topologi bus
  4. BNC Barrel konektor, Untuk menyambung 2 kabel BNC.
Maksimal komputer yang bisa disambungkan adalah 5-7 buah saja.
Kelebihan dan kekurangan Topologi Linier
Kelebihan:
  1. Mudah dalam pengembangannya
  2. Hanya sedikit kabel yang digunakan
  3. Tidak ada kendali pusat
  4. Tata peletakan kabel lumayan sederhana
  5. Terminator bisa dikurangi atau ditambah tanpa mengganggu lalu lintas data.
Kekurangan
  1. Sangat susah dalam mendeteksi kesalahan yang terjadi
  2. Lalu lintas data bisa terbilang padat
  3. keamanan dan privasi kurang karena ada pihak ke tiga yang dilalui
  4. Kecepatan lalu lintas data sesuai dengan jumlah workstationnya, apabila banyak maka akan menurun kecepatannnya


7. Topologi Hybrid

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Hybrid tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

Topologi hibrid adalah topologi yang luas yang mana topologi tersebut adalah gabungan dari 2 atau lebih jenis topologi yang lainnya. Topologi hybrid tersebut memiliki semua ciri-ciri dan sifat dari jenis topologi yang ada di dalamnya.
Pembuatan topologi hybrid tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kelebihan dari tiap-tiap jenis topologi dasar di dalamnya. Ketika jenis topologi dasar terhubung dengan jenis topologi dasar yang beda jenis, maka tidak ada karakter yang ditampilkan dari keduanya.
contohnya begini:
Topologi bintang digabungkan dengan topologi bintang maka masih topologi bintang, sedangkan topologi bintang digabungkan dengan topologi bus maka sudah bisa dikatakan sebagai topologi hibrida.
bintang?bintang=bintang
bintang?bus=hybrida
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrida
Kelebihan:
  1. Kelemahan dari masing-masing topologi dasar dapat diatasi
  2. Bisa diterapkan di lingkungan jaringan yang berbeda, karena fleksibel dalam perancangannya
  3. Kecepatan topologi konsisten dan stabil
  4. ketika jaringan satu ada kerusajkan maka tidak mengganggu jaringan yang lainnya
  5. Cocok dengan jaringan yang berskala besar
  6. Bisa mengurangi space jaringan yang terbuang
Kekurangan:
  1. Biayanya mahal karena merupakan gabungan dari topologi yang lainnya
  2. proses pemasangan dan pengaturan cukup terbilang rumit
  3. Manajemen jaringannya sulit
  4. Harus tersedia ruangan yang luas karena penggunaan kabel yang banyak
  5. Boros dalam penggunaan kabel karena di setiap jaringan terdapat kabel


8. Topologi Dual Ring

1. buat rangkaian seperti pada gambar di bawah
2. setelah membuat rangkaian topologi Dual Ring tersebut klik 2 kali pada logo ikon pc
3. setelah itu pilih dekstop, ip config lalu atur ip address nya contoh  ( 192.168.10.1  )
4. lakukan ke pc selanjutnya sampai selesai
5. setelah itu lakukan ping di masing - masing pc

 Untuk cara kerjanya sendiri, pada topologi dual ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring  setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi.

Kelebihan Topologi Dual Ring

  • Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi

Kekurangan Topologi Dual Ring

  • Lebih Boros Kabel
  • Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison

Kamis, 28 Maret 2019

Pertemuan 3 Resume Perangkat Jaringan Komputer Bridge, Repeater, NIC

Pengertian Dan Fungsi Repeater Pada Jaringan Komputer




Menggunakkan repeater adalah hal yang wajib untuk gedung-gedung tinggi, contohnya ialah kantor, perusahaan, gudang, dan sebagainya, mengapa demikian? karena repeater atau Network Repeater adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk mengatasi masalah keterbatasan jarak atau kualitas sinyal suatu segmen jaringan komputer.Sedangkan gedung-gedung selalu mengalami kondisi sinyal yang lemah di karenakan besarnya gedung itu sehingga semakin jauh dari pemancar semakin lemah sinyal yang didapat, oleh karena itu lah gedung – gedung besar harus menggunakan repeater.

Repeater juga merupakan salah satu perangkat keras jaringan sebagai hardware yang support terhadap koneksi yang lebih meluas.
Cara Kerja Dan Contoh Repeater
Cara kerja repeater yaitu menyebarkan data ke seluruh jaringan walaupun data tersebut tidak di perlukan maka akan tetap tersebar ke seluruh jaringan, penyebaran data tersebut kinerjanya akan menurun atau aksesnya semakin lambat apabila semakin banyaknya pemberhentian sinyal (Station) dan meningkatnya traffic data.Repeater biasanya dipasang di titik – titik tertentu untuk memperbarui transmisi sinyal yang datang agar kondisi sinyal seperti saat di pancarkan pertama kali dari pemancar. Sebagai contoh repeater ialah HUB, HUB juga sering kali di sebut sebagai multiport/modular.
Fungsi – Fungsi Repeater pada Jaringan
Repeater memiliki banyak fungsi selain memperluas jangkauan sinyal, repeater juga memberikan kenyamanan bagi Anda yang berkerja di gedung kantor yang tinggi. Jaman dahulu sebelum ada repeater apabila sinyal kantor lantai atas lemah sangat sulit untuk bekerja dan menurunkan produktifitas Anda.
Apalagi dalam skala besar dapat membuat suatu perusahaan kantor bangkrut di karenakan karyawannya tidak produktifitas karena kesulitan sinyal. Berikut beberapa fungsi repeater dalam sebuah jaringan:
1. Memperluas Area Jangkauan sinyal
Memperluas Area Jangkauan sinyal adalah fungsi utama dari repeater tersebut, banyak orang membeli repeater untuk hal ini disebabkan keterbatasan jarak dari pemancar nirkabel atau yang biasa kita sebut wi-fi. Repeater jarang di gunakan oleh restaurant, cafe, atau mini restaurant di karenakan penggunaan wi-fi pada rumah makan dalam skala kecil dan tidak terlalu penting, apabila tidak ada repeater produktifitas karyawan nya tetap berjalan.
Namun berbeda halnya dengan gedung besar, kantor-kantor, perusahaan-perusahaan, dan sebagainya. Produktifitas mereka tergantung dari sinyal pemancar di karenakan jaman era globalisasi semua serba modern data per data di kirim melalui sinyal. Apabila sinyal terganggu maka produktifitas karyawan juga akan menurun, oleh karena itu penggunaan wi-fi di gedung besar dapat di kategorikan penggunaan dalam skala besar. Sehingga apabila penggunaan wi-fi dalam skala besar yaitu artinya mereka membutuhkan alat bantu yang memperluas area jangkauan sinyal yang disebut repeater.
2. Menghemat Biaya
Repeater akan sangat membantu Anda sebagai pengusaha yang memiliki gedung besar dalam bidang finansial. Percayakah Anda repeater dapat menghubungkan 2 gedung yang berdekatan? Anda harus percaya, karena repeater dapat menghubungkan 2 gedung yang berdekatan, dengan kemampuannya yaitu memperluas jangkauan area sinyal
Apabila ada sinyal maka secara tidak langsung Anda dapat berkomunikasi dan tidak perlu turun melewati lift lalu berjalan ke gedung sebelah bukan? Bayangkan 2 gedung perusahaan Anda hanya menggunakan 1 pemancar saja, tentu pengeluaran perusahaan Anda akan semakin kecil dengan dibantu adanya repeater. Apalagi biaya pemancar sinyal untuk kantor sekarang harganya cukup bisa di katakan mahal, tentunya akan sangat menghemat pengeluaran perusahaan Anda bukan?
3. Menghemat Waktu
Apabila pemancar sinyal berada di lantai bawah tanah sehingga sinyal di lantai atas  tidak kebagian, maka pasang repeater di tengah – tengah lantai antara lantai bawah tanah dan lantai atas tetapi lebih baik posisi repeater lebih dekat dengan pemancar sinyal. Jarak tempuh sinyal repeater yaitu sejauh mata kita memandang (Line Of Sight) yang artinya repeater juga dapat menembus antar lantai, dengan kata lain itu akan menghemat banyak waktu Anda.
Anda jadi tidak perlu mengambil data ke lantai bawah jika bos Anda di lantai bawah sedangkan Anda sedang bekerja di lantai atas sehingga mempermudah komunikasi dan praktek nya terhadap bos dan karyawan nya. Dengan fungsi repeater ini membuat karyawan dapat menghemat waktunya sehingga karyawan bisa meningkatkan produktifitasnya dan dapat menyimpan lebih banyak waktu untuk beristirahat.
Kelebihan dari Repeater
Manfaat repeater sangat berdampak besar kepada kantor, perusahaan, gudang, pabrik, dan sebagainya karena mereka cenderung mempunyai gedung besar.
  • Memancarkan sinyal ke seluruh sudut dalam suatu gedung
  • Memberikan dan menyalurkan sinyal lebih baik kepada setiap user
  • Akses internet menjadi lebih mudah tanpa terhalang lokasi sesuai nirkabel
  • Memudahkan user menggunakan akses internet di segala perangkat tanpa batasan limit user
Tetapi dampak yang paling besar di rasakan yaitu oleh karyawan karena dapat meningkatkan produktifitasnya sehingga karyawan bisa menunjukkan kemampuannya dan menyimpan banyak waktu untuk beristirahat.
Selain kelebihannya repeater mempunya kelemahan yaitu tidak bisa memfilter data yang masuk, sehingga semua data yang masuk akan terlihat oleh siapapun yang memakai jaringan yang sama, hal ini sangat fatal sebenarnya apabila perusahaan tersebut mengirim file yang bersifat rahasia kepada satu orang karyawan yang di percaya melalui jaringan yang di perluas oleh repeater maka semua orang bisa melihat file tersebut.

Pengertian Bridge Dan Fungsinya

secara lengkap dapat kamu baca diartikel ini. Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Alat ini bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
Berikut ini Fungsi Bridge
Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
  • Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  • Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
  • Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.

Dan inilah prinsip atau cara kerja bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. 

Saat menerima sebuah paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu segmen. 

Bridge merupakan alat yang bekerja pada physical layer dan data link layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau berbeda yang terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau cara kerja dari bridge.

NIC (Network Interface Card) Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya



Bagi anda yang sudah biasa mempelajari mengenai sistem jaringan komputer, pastilah sudah paham dan akrab betul dengan salah satu perangkat keras jaringan komputer yang sangat penting ini.
Saat ini NIC merupakan salah satu perangkat keras yang sudah menjadi standar di dunia. Itu artinya adalah setiap komputer, baik komputer desktop maupun komputer jinjing atau laptop haruslah memiliki perangkat keras NIC ini di dalam sistem perangkat kerasnya, untuk mendukung konektivitas terhadap jaringan komputer.
Dan memang, pada kenyataannya, sebuah NIC di dalam sistem perangkat komputer memiliki fungsi yang sangat penting dan vital, terutama di jaman seperti sekarang ini, dimana jaringan komputer sudah sangat berkembang pesat. 
Apa itu NIC?
Mungkin banyak juga dari anda yang belum mengetahui apa itu NIC. NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah, dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam sebuah jaringan komputer.
NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card  dan juga Ethernet Card
NIC dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.

Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :
  1. Network Interface Fisik / Physica
Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.
  1. Network Interface Logis / Logical
Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.
Tugas Utama dari NIC
NIC pada dasarnya memiliki beberapa fungsi. Namun demikian, disamping berbagai macam fungsi yang terdapat pada NIC tersebut, NIC memiliki satu tugas utama yang paling penting. Tugas utama dari sebuah NIC tersebut adalah untuk mengubah aliran data berbentuk parallel di dalam bus sebauh komputer menjadi aliran data yang berbentuk serial, sehingga nantinya aliran data yang berbentuk serial tersebut bisa saling di transmisikan di dalam media jaringan komputer.

Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :
  1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
Secara teoritis, Network Interface Card memilki fungsi yang penting untuk mengirimkan data dari sebuah komputer menuju komputer lainnya. Fungsi pengiriman data ini biasanya merupakan tugas dan juga fungsi dari sebuah komputer server, dimana komputer server bertugas untuk menyediakan data dan juga berbagai permintaan akan transmisi data yang direquest oleh klien atau user.
Dengan adanya NIC ini, maka server dapat mengolah data yang dibutuhkan oleh klien atau user, dan kemudian mengirimkannya ke user, dengan alur yang berawal dari NIC milik server, diteruskan melalui sebuah kabel jaringan, yang kemudian diterima oleh NIC milik user atau klien.
  1. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
Selain dapat melakukan pengiriman data secara teoritis Network Interface Card juga memiliki fungsi lainnya, yaitu sebagai pengontrol data flow atau aliran data dari sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan sistem jaringan kabel. Hal ini merupakan fungsi yang sangat penting, dimana NIC dapat membantu menjaga agar data yang dikeluarkan dan juga diterima tidak berlebihan.
Selain itu juga dapat membantu mencegah terjadinya kepadatan arus informasi dan data yang mengalir di dalam sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan jaringan kabel.
  1. Menerima data dari komputer lain
Apabila fungsi nomor 1 mengacu kepada fungsi yang dimiliki oleh sebuah server di dalam jaringan komputer, maka pada point ini, fungsi dari sebuah Network Interface Card berada pada komputer client atau user. Ketika bertindak dan bekerja di dalam komputer yang merupakan komputer client atau server, maka NIC berfungsi untuk menerima data dan informasi yang sudah ditransmisikan oleh server di dalam jaringan. Dengan begitu, setiap data yang mengalir dan juga ditransmisikan akan bisa diterima oleh komputer user atau klien.
  1. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima
Fungsi lainnya dari NIC secara teoritis adalah melakukan konversi. Konversi ini meruapakan sebuah proses perubahan, yang dilakukan oleh NIC untuk mengubah aliran data di dalam sebuah jaringan menjadi bentuk bit. Bit merupakan bentuk atau formata yang bisa dibaca dan juga diolah oleh sebuah komputer, sehingga data yang ditransmisikan tersebut menjadi berguna dan akhirnya bisa diolah dan juga dibaca baik oleh komputer penerima ataupun komputer pengirim.
Selain fungsi secara teoritis, Network Interface Card juga memiliki banyak fungsi praktis. Fungsi praktis merupakan fungsi dari Network Interface Card yang mengarah kepada penggunaan sehari – hari di dalam sebuah jaringan. Kita juga bisa menyebut fungsi praktis dari NIC ini dengan istilah manfaat dari NIC.

Fungsi dan Manfaat Praktis dari NIC

  1. Membangun sebuah jaringan komputer dan menghubungkan komputer satu dengan komputer lain
Manfaat dan fungsi praktis pertama dari sebuah NIC adalah untuk membuat dan membanguns jaringan komputer, yang bertujuan untuk saling menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Pembangunan sebuah jaringan ini bertujuan untuk saling mempermudah komunikasi antar komputer, sehingga dapat mempercepat transmisi data dan juga arus informasi yang ada.
Biasanya, pembuatan sebuah jaringan komputer yang menggunakan NIC banyak digunakan pada jaringan yang bersifat local, atau jaringan LAN. Karena itu, NIC juga sering disebut sebagai LAN Card Konektivitas Lokal atau LAN ini banyak digunakan pada suatu institusi ataupun organisasi tertentu yang memiliki sebuah bank data atau database, dimana database tersebut dituntut untuk melayani beberapa user yang berperan sebagai workstation.
  1. Membantu mempermudah keperluan pengiriman data dan informasi antar komputer
Dengan adanya NIC di dalam komputer, maka hal ini akan membantu memudahkan sharing resources atau sumber daya antar komputer. Ketika sebuah komputer sudah saling tehubung menggunakan NIC, maka komputer – komputer tersebut akan mennjadi lebih mudah untuk bertukar informasi dan data.
User juga dapat memindahkan dokumen ke komputer lain hanya dengan sekali klik, atau juga bisa mengakses data yang dimiliki oleh server di dalam organisasi dengan mudah dan cepat, tanpa harus repot mencari – cari lokasi data tersebut. Hal ini akan sangat membantu mempermudah dan mempercepat pengelolaan dan juga manajemen data.
  1. Menghubungkan jaringan local dengan jaringan internet
NIC juga berperan penting dalam membangun koneksi ke dalam jaringan internet. Hal ini terutama menggabungkan sebuah konektivitas LAN atau local ke dalam koneksi di dalam jaringan Internet. Fungsi ini banyak terlihat pada jaringan – jaringan di dalam warnet, dimana setiap komputer yang ada di dalam warnet tersebut saling terhubung di dalam konteks jaringan local atau LAN, namun juga tetap bisa terubung ke dalam jaringan internet.
Dengan begitu, maka user dapat membagi dan memecah jaringan internet tersebut ke dalam beberapa komputer yang ada, tanpa harus repot menggunakan banyak modem ataupun access point. User hanya perlu untuk mengkoneksikan server ke dalam internet dan dengan NIC setiap kompter yang terhubung ke dalam server tersebut akan terhubung juga ke dalam jaringan internet.
  1. Mengintegrasikan komputer dengan beberapa peralatan elektronik
Di jaman modern ini tidak hanya komputer desktop ataupun laptop saja yang memiliki konektivitas menggunakan NIC. Beberapa peralatan elektronik lainnya seperti televisi, media player dan perangkat elektronik lain juga memiliki NIC di dalam perangkatnya.
Hal ini sangat memungkinkan sebuah komputer bisa terkoneksi dengan perangkat tersebut, dan komputer bisa berperan untuk mentransmisikan dan mengontrol perangkat tersebut menggunakan konektivitas dari NIC.

Manfaat dari NIC di berbagai bidang

Secara tidak sadar adanya sebuah perangkat keras jaringan bernama NIC di dalam komputer dan perangkat elektronik yang biasa kita gunakan sehari – hari, membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan kita. Selain dapat membantu mempermudah pekerjaan dan membuat proses transfer data serta informasi menjadi lebih cepat dan praktis, penggunaan NIC sebagai media jaringan membawa banyak dampak positif terhadap erbagai bidang yang ada. Berikut ini beberapa contoh manfaat adanya NIC di berbagai bidang:
  1. Bisnis dan perkantoran
Dala bidan bisnis, korporasi dan perkantoran, tentu saja NIC ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah membantu agar setiap komputer yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau perkantoran bisa saling terhubung satu sama lain dengan server utama dari kantor tersebut.
  1. Bidang ekonomi
Di bidang ekonomi, adanya NIC ini dapat membantu mempercepat arus informasi menganai perkembangan ekonomi, dan membantu mempermudah transaksi secara elektronik dengan menggunakan komputer.
  1. Bidang pendidikan
Di dalam bidang pendidikan, NIC juga memiliki banyak peran. Salah satu peran utama adalah pembuatan sebuah jaringan local untuk katalog perpustakaan. Di dalam perpustakaan, user tidak perlu repot berkeliling untuk mencari nomor panggil buku. Dengan memanfaatkan jaringan komputer, maka dapat dengan mudah mencari nomor panggil dari buku yang akan anda cari.
  1. Bidang teknologi informasi
Dari segi teknologi informasi, adanya Network Interface Card membantu membuka jalan bagi perkembangan teknologi informasi lainnya, sehingga dapat menciptakan teknologi yang lebih canggih dan juga lebih bermanfaat lagi.
  1. Bidang sosial dan kemasyarakatan
Dari segi sosial, dengan adanya NIC didalam komputer kita, akan membantu terhubung ke dalam jaringan – jaringan internet, yang membantu kita bersosialisasi dengan teman di dalam dunia maya.



Sumber Referensi :
https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/fungsi-repeater
http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/04/01/pengertian-bridge-dan-fungsinya/
https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/pengertian-nic
https://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_jaringan

Makalah EPTIK Pertemuan 15